Cari Blog Ini

Senin, 04 Juli 2011

Wuku Warigagung Minggu Legi

Wuku Warigagung
Weton Minggu Legi

Wuku : Warigagung (8)
Dewa : Maharesi - berat tanggungannya, arif bijaksana, bertanggung jawab, ramah.
Kelebihannya hemat, pandai cari nafkah, kekurangannya: sombong, pembual bicara banyak
Umbul-umbul : kaki di belakang – rejekinya cukup tetapi di belakang hari.
Pohonnya : Cemara - rame bicaranya, lemah lembut perintahnya dan dihormati. Angkuh
Masa hidupnya mendapat beban yang berat.
Burungnya : Betet - keras kemauannya, pandai mencari kehidupan, rajin mencari rejeki.
Gedungnya : di belakang dan depan - hanya setengah rela,
Karena kerja keras, hari tua menuai bahagia dalam arti luas.
Bahayanya : kena benda tajam – dimarahi dan difitnah famili, kerabat, temannya.
Lambang : selalu menjaga benar sandang dan pangannya.
Candranya : kethuk lindur - menepati perkataannya, jika marah menakutkan, tidak mau menerima takdir. Sesajinya : tumpeng gurih dan bebek putih dimasak gurih dan ketan 5 warna.
Doanya : Rasul.
Pantangan : 7 hari sejak selamatan jangan pergi ke utara, letak Kala di utara hadap selatan.
Hari naas : Minggu Legi, Hari baik : tidak jelas.
Wuku Warigagung weton:
Minggu Legi : Aryang Hendra Jagur Aras Pepet Sumur Sinaba
Senin Pahing : Warukung Guru Gigis Lakuning Lintang, Bumi Kapetak asu ajag tumurun ing jaba
Selasa Pon : Paningron, Yama Kerangan, Aras Pepet Satriya Wibawa, Sapi gumarang ngawiyat
Rabu Wage : Uwas Rudra Nohan, Aras Tuding Satriya Wibawa
Kamis Kliwon : Mawulu Brama, Wogan Lakuning Banyu, Bumi Kapetak
Jum’at Legi : Tungle, Kala, Tulus, Aras Tuding, Satriya Wirang
Sabtu Pahing : Aryang, Uma, Wurung, Lakuning Geni Satriya Wibawa


Wuku Warigagung Weton Minggu Legi

Weton : Minggu Legi Neptu : 5 + 5 = 10
Kamarokam : Macan Katawan Paarasa : Aras Pepet
Pancasuda : Sumur Sinaba Paringkelan : Aryang
Padéwan : Indra Padangon : Jagur
Sengkan Turunan : - Hari buruk : Kaladhite

Watak Minggu : Radhite (Matahari), Sang Hyang Surya sasmitanya Mawi sata kadaluwarsa waluyalaya
Artinya pergi bepergian. Watanya tetap, menerangi, berwibawa, menghidupi.
Panas, pandai bergaul, disukai, berjiwa besar, suka merendahkan, dapat mengatasi masalah.
Jika keluar harus berdoa dulu
Watak Legi : Simbol dan Pasemon Pasaran Sumendhi ngibarate Ratu Bupati (mengayomi, ikhlas)
Manis artinya membelakangi atau manis, letak di timur, warnanya putih
Sifatnya beban tanggung jawab berat tetapi pasrah.
Diibaratkan seperti kucing lan tikus. Watak kucing awas, menurut, gembira, punya curiga.
Empati pada yang kaya dan miskin.
Watak tikus tidak tidur malam, awas, hati-hati, bingúng sendiri
Pandai membidik targetnya, besar peruntunganya tetapi juga besar halangannya
Watak Minggu Legi: Tegas dan pendiam, tenang, senyumnya misterius, suka berahasia.
Cerdik, licik, pandai mengorek rahasia, tertarik pada hal yang aneh, mistis, atau misterius.
Suka campur tangan, berbakat jadi detektif/psikiater
Watak Neptu 10 : Sifatnya Pepet/ Pandita Sakti. Wataknya : pendiam, banyak akal, mudah mengerti, pembual, sastra.
Tenang dan konsisten, pandai, berilmu, penasehat keluarga. Suka berahasia diri pribadi.
Murah senyum dan penuh kasih kepada sesama
Hari Naas : Minggu Pon – Jumat Pon – Sabtu Wage. Minggu Legi.
Hari baik : Tidak jelas.
Paringkelan Aryang : ringkel janma / orang -
buruknya: pelupa, cenderung suka menipu, berbuat buruk mencelakaan orang.
Ini hari buruk untuk bisnis binatang yang diambil dagingnya.
Baiknya untuk istirahat sambil merenung diri / instropeksi
Padewan Indra : buruknya : angkuh
baiknya : nastiti, bagus untuk menuntut ilmu
Padangon Jagur : lambang Harimau – luwes, kuat tetapi tak pedulian
buruknya : dengki, jika belajar banyak halangan -
baiknya : kuat, luwes, dihormati wong cilik.
Rakam Macan Katawan : banyak masalah, sulit, kecurian, sial tetapi dilindungi Tuhan, halangan hilang sendiri
Paarasan Aras Pepet : setiap usaha banyak yang menghalangi
Pancasuda Sumur Sinaba : welasan, pelindung orang kecil, banyak temannya, banyak famili, polos, jujur.
Sederhana, tulus, adil, bijak tetapi sering ngurus orang lain.
Jika menantu anak wanita bahagia
Sengkan Turunan : -.
Hari buruk Kaladhite : artinya bahaya yang menempati hari Minggu (Radhite).
Wataknya banyak sialnya, maunya senang tapi menyusahkan orang.

Wuku Warigalit Sabtu Kliwon

Wuku Warigalit Sabtu Kliwon

Wuku : Warigalit (7)
Dewa : Asmara – sedihan hati, pendirian tak tetap, rupawan, punya daya tarik khusus.
Bikin kesengsem orang yang melihat, mudah bergaul, disenangi teman dan atasa.
Kekurangannya: tidak setia, bisa kawin lebih dari satu kali.
Pohon : Sulastri - rupawan, banyak yang cinta padahal tak punya bunga.
Burungnya : Kepodang – cemburuan, tak suka berkumpul dengan orang banyak.
Gedhong : Menghadap candi, artinya suka prihatin.
Lambang : Tidak sabar terhadap sandang dan pangan.
Candranya : Saenggon-enggondadi nanging ora lana / Kayu kemladeyan patah
Artinya dimana-mana dapat tumbuh tetapi tidak lama.
Bahayanya : kena sambekala masalah hukum, jatuh dalam marabahaya atau terlibat pertengkaran.
Sesajinya : tumpeng ura lauknya rancapan dan daging kerbau digecok (dicacah) dan jajan pasar sesaji gecok.
Doanya : Tulak bilahi.
Pantangan : 7 hari sejak selamatan jangan memanjat, letak Kala berada di atas menghadap ke bawah.
Hari naas : Kamis Pon dan Senin Kliwon. Hari baik : Jumat Wage.
Wuku Warigalit weton:
Minggu Wage : Tungle, Guru, Kerangan Lakuning Angin Satriya Wibawa Babi tembalung ngawiyat
Senin Kliwon : Aryang Yama Nohan Aras Kembang Satriya Wirang. Kethek tumurun ing lumbung. Samparwangke
Selasa Legi : Wurukung Rudra Wogan Lakuning Geni, Wasesa Segara Sridati ngawiyat
Rabu Pahing : Paningron, Brama, Tulus Lakuning Banyu, Wasesa Segara
Kamis Pon : Uwas, Kala Wurung, Lakuning Srengenge Satrya Wirang Taliwangke
Jum’at Wage : Mawulu, Uma, Dadi Aras Pepet Sumur Sinaba
Sabtu Kliwon : Tungle, Sri Dangu Lakuning Bumi Tunggak Semi



Wuku Warigalit Weton Sabtu Kliwon

Weton : Sabtu Kliwon
Neptu : 9 + 8 = 17
Kamarokam : Sanggar Warinign
Paarasa : Lakuning Bumi
Pancasuda : Tunggak Semi
Paringkelan : Tungle
Padéwan : Sri
Padangon : Dangu
Sengkan Turunan : -
Hari baik : HB Sri Tumpuk
.

Watak Sabtu : Saniscara (Angin), Sang Hyang Guru. sasmitanya samadi masa saya lano palaksana,
artinya meski ingkar jangji tetap kesampaian.
Wataknya sumilir seger nanging nggawa lelara, terasa nyaman pdahal membawa bencana.
Giat bekerja, rajin pandai cari rejeki, ditakuti, pandai menempatkan diri, tanggung jawab, serakah.
Jika pergi njejak kaki 3 kali, tarik nafas lewat puser

Watak Kliwon : Simbol dan Pasemon Pasaran Wisa marta durjana tengah (ada baik buruknya, pandai bicara)
Monyet dan Anjing (sulit dijinakkan, tetapi kalau jinak sangat setia)
Kasih artinya bertahta dan kasih sayang, letaknya di tengah, warnanya aneka warna / pelangi.
Sifatnya waspada, ada baik buruknya, pandai bicara, tajam ingatnnya terhadap baik dan buruk.
Diibaratkan seperti watak monyet dan anjing, yakni; sulit dijinakkan, galak, kalau jinak setia.
Kayu-kayuan dan air, diberi kebaikan tetap menyakiti, tidak bisa didekati dan diberi kebaikan.
Sedangkan anjing sangat setia tetapi perlu dirawat, tajam pandangannya.
Besar maunya, selamatnya dan dipuji.

Watak Sabtu kliwon: Ramah, sopan, berbakat orator/wartawan.
Mudah menyerah/putus asa, hati-hati tetapi sering terkecoh.
Watak Neptu 17 : Sifatnya Gertak Bumi.
Wataknya pekerjaan mencelakakan, tutur kata bersahaja tenang menghanyutkan.
Ingkar janji, meremehkan sesama, apa adanya.
Pendiam, merindukan bulan, sering gagal meski kerja keras.
Sering celaka, sering ditolong. Hati-hati sering difitnah

Hari Naas : Minggu Pon – Jumat Pon – Sabtu Wage. Kamis Pon dan Senin Kliwon.
Hari baik : Jumat Wage.

Paringkelan Tungle : ringkel godhong – daun – kesialan bagi daun:
buruknya: watak mangkir dan buat malu orang.
Pantang menanam pohon/tanaman yang dimanfaatkan daunnya seperti teh.
Baiknya : Bagusdan sanggup memburu daun-daunan dan sayur-sayuran
Padewan Sri : buruknya: pantang hutang piutang
baiknya : Welas asih, penuh cinta kasih, bagus untuk investasi
Padangon Dangu : lambang Batu – semuanya berjalan lambat tetapi senang
buruknya : tidak ikhlas, pendiam tetapi keras
baiknya : bisa berilmu jika niat

Rakam Sanggar Warinign : beruntung dan sejahtera, selalu terlindungi dan melindungi
Paarasan Lakuning Bumi : mudah mendapat belas kasihan dari orang lain
Pancasuda Tunggak Semi : Selalu ada rejeki, berbudi baik, tetapi berjiwa pemberontak dan sering bertengkar.
Suka berdebat, mencampuri urusan lain. Masa tua hidup cukup dan senang

Wuku Warigalit Jumat Wage

Wuku Warigalit
Weton Jumat Wage

Wuku : Warigalit (7)
Dewa : Asmara – sedihan hati, pendirian tak tetap, rupawan, punya daya tarik khusus.
Bikin kesengsem orang yang melihat, mudah bergaul, disenangi teman dan atasa.
Kekurangannya: tidak setia, bisa kawin lebih dari satu kali.
Pohon : Sulastri - rupawan, banyak yang cinta padahal tak punya bunga.
Burungnya : Kepodang – cemburuan, tak suka berkumpul dengan orang banyak.
Gedhong : Menghadap candi, artinya suka prihatin.
Lambang : Tidak sabar terhadap sandang dan pangan.
Candranya : Saenggon-enggondadi nanging ora lana / Kayu kemladeyan patah
Artinya dimana-mana dapat tumbuh tetapi tidak lama.
Bahayanya : kena sambekala masalah hukum, jatuh dalam marabahaya atau terlibat pertengkaran.
Sesajinya : tumpeng ura lauknya rancapan dan daging kerbau digecok (dicacah) dan jajan pasar sesaji gecok.
Doanya : Tulak bilahi.
Pantangan : 7 hari sejak selamatan jangan memanjat, letak Kala berada di atas menghadap ke bawah.
Hari naas : Kamis Pon dan Senin Kliwon. Hari baik : Jumat Wage.
Wuku Warigalit weton:
Minggu Wage : Tungle, Guru, Kerangan Lakuning Angin Satriya Wibawa Babi tembalung ngawiyat
Senin Kliwon : Aryang Yama Nohan Aras Kembang Satriya Wirang. Kethek tumurun ing lumbung. Samparwangke
Selasa Legi : Wurukung Rudra Wogan Lakuning Geni, Wasesa Segara Sridati ngawiyat
Rabu Pahing : Paningron, Brama, Tulus Lakuning Banyu, Wasesa Segara
Kamis Pon : Uwas, Kala Wurung, Lakuning Srengenge Satrya Wirang Taliwangke
Jum’at Wage : Mawulu, Uma, Dadi Aras Pepet Sumur Sinaba
Sabtu Kliwon : Tungle, Sri Dangu Lakuning Bumi Tunggak Semi


Wuku Warigalit Weton Jumat Wage

Weton : Jumat Wage
Neptu : 6 + 4 = 10
Kamarokam : Nuju Pati
Paarasa : Aras Pepet
Pancasuda : Sumur Sinaba
Paringkelan : Mawulu
Padéwan : Uma
Padangon : Dadi
Sengkan Turunan : -
Hari buruk : Naas Nabi Muhamad kena batu.


Watak Jumat : Sukra (Banyu/Udan), Sang Hyang Basuki.
Sasmitanya Katenti nuti jugaya murka ma durhaka,
artinya menuruti kata hati yang emosi itu marah.
Wataknya : dapat kesegaran dan kesuburan, semuanya jadi baik.
Disukai, kuat mental, suka menolong, penasehat, suka belajar, sok suci, seolah bersih.
Jika pergi mandi dulu, juga pulangnya

Watak Wage : Simbol dan Pasemon Pasaran Prabuanom lakuning dhandhang (cakap tetapi angkuh)
Cemeng artinya duduk, letak di utara, warnanya hitam,
Sifat kontemplasi atau mawas diri, rada angkuh meski etis.
Diibaratkan seperti sapi, wataknya menurut kepada atasan.
Jika dikasari marah tanpa arah, malas.
Tidak matre, jika sukses lupa keluarga dan orang tua, gelap pikirnya, kena fitnah

Watak Jumat Wage: Pengasih dan welasan, penolong, sangat jujur, murni hati, setia, tegar.

Watak Neptu 10 : Sifatnya Pepet/ Pandita Sakti. Wataknya : pendiam, banyak akal, mudah mengerti, pembual, sastra.
Tenang dan konsisten, pandai, berilmu, penasehat keluarga. Suka berahasia diri pribadi.
Murah senyum dan penuh kasih kepada sesama

Hari Naas : Minggu Pon – Jumat Pon – Sabtu Wage. Kamis Pon dan Senin Kliwon.
Hari baik : Jumat Wage.

Paringkelan Mawulu : ringkel wiji – kesialan bibit dan biji
buruknya: Keliru memperkirakan, petualang cinta, tidak baik untuk menanam
baiknya : bagus untuk memburu bibit-bibitan tanaman
Padewan Uma : buruknya : Susah, jahil
baiknya : cinta kasih, baik untuk membuat pemisah rumah
Padangon Dadi : lambang Kayu – tak mau disaingi
buruknya : melindungi orang salah
baiknya : pemimpin, wartawan, perlu membuat aula untuk pertemuan

Rakam Nuju Pati : semua yang dikerjakan gagal, mandeg, cerai hidup/mati, banyak cobaan
Paarasan Aras Pepet : setiap usaha banyak yang menghalangi
Pancasuda Sumur Sinaba : welasan, pelindung orang kecil, banyak temannya, banyak famili, polos, jujur.
Sederhana, tulus, adil, bijak tetapi sering ngurus orang lain.
Jika menantu anak wanita bahagia
Sengkan Turunan : -.
Hari buruk : Naas Nabi Muhamad kena batu

Wuku Warigalit Rabu Pahing

Wuku Warigalit
Weton Rabu Pahing

Wuku : Warigalit (7)
Dewa : Asmara – sedihan hati, pendirian tak tetap, rupawan, punya daya tarik khusus.
Bikin kesengsem orang yang melihat, mudah bergaul, disenangi teman dan atasa.
Kekurangannya: tidak setia, bisa kawin lebih dari satu kali.
Pohon : Sulastri - rupawan, banyak yang cinta padahal tak punya bunga.
Burungnya : Kepodang – cemburuan, tak suka berkumpul dengan orang banyak.
Gedhong : Menghadap candi, artinya suka prihatin.
Lambang : Tidak sabar terhadap sandang dan pangan.
Candranya : Saenggon-enggondadi nanging ora lana / Kayu kemladeyan patah
Artinya dimana-mana dapat tumbuh tetapi tidak lama.
Bahayanya : kena sambekala masalah hukum, jatuh dalam marabahaya atau terlibat pertengkaran.
Sesajinya : tumpeng ura lauknya rancapan dan daging kerbau digecok (dicacah) dan jajan pasar sesaji gecok.
Doanya : Tulak bilahi.
Pantangan : 7 hari sejak selamatan jangan memanjat, letak Kala berada di atas menghadap ke bawah.
Hari naas : Kamis Pon dan Senin Kliwon. Hari baik : Jumat Wage.
Wuku Warigalit weton:
Minggu Wage : Tungle, Guru, Kerangan Lakuning Angin Satriya Wibawa Babi tembalung ngawiyat
Senin Kliwon : Aryang Yama Nohan Aras Kembang Satriya Wirang. Kethek tumurun ing lumbung. Samparwangke
Selasa Legi : Wurukung Rudra Wogan Lakuning Geni, Wasesa Segara Sridati ngawiyat
Rabu Pahing : Paningron, Brama, Tulus Lakuning Banyu, Wasesa Segara
Kamis Pon : Uwas, Kala Wurung, Lakuning Srengenge Satrya Wirang Taliwangke
Jum’at Wage : Mawulu, Uma, Dadi Aras Pepet Sumur Sinaba
Sabtu Kliwon : Tungle, Sri Dangu Lakuning Bumi Tunggak Semi


Wuku Warigalit Weton Rabu Pahing

Weton : Rabu Pahing
Neptu : 7 + 9 = 16
Kamarokam : Sanggar Waringin
Paarasa : Lakuning Banyu
Pancasuda : Wasesa Segara
Paringkelan : Paningron
Padéwan : Brama
Padangon : Tulus
Sengkan Turunan : -
Hari buruk : -

Watak Rabu : Buddha (Bumi), Sang Hyang Sambo Sasmitanya sakathanira darukipangira dalayun,
artinya Pedhati tanpa kusir pangiringe salewengan.
Wataknya : mencukup, menerima, pendiam, baik hati, suka menolong, banyak rejeki.
Sembrono tetapi sembada, kuat.. Jika keluar rumah dapat rejeki

Watak Pahing : Simbol dan Pasemon Pasaran Cendhana (sangat etungan untung-rugi)
Pahit artinya pahid atau menghadap ke depan, letak di selatan, warnanya merah,
Sifatnya nekat, suka barang orang lain, mendapat untung
Diibaratkan seperti macan, harimau, suka pergi jauh, mandiri, banyak musuh, didahului marah.
Suka mendahului, suka kebersihan, nafsunya dari perempuan, sering ditipu, individualis.
Jika kehilangan sulit kembalinya

Watak Rabu Pahing: Sering ragu dan hati-hati agar hasilnya puas, santai, kurang percaya, rada angkuh.
Tidak suka berbagi, penuh curiga tetapi tak suka mencampuri urusan orang.

Watak Neptu 16 : Sifatnya Air / banyu. Wataknya suka memerintah, berbudi pekerti, pendiriannya kuat, suka makan.
Wawasan luas, sering bertengkar dengan pasangan karena perkawinan bermasalah,
Pemaaf, suka ngrasani, bisa tercapai maunya.

Hari Naas : Minggu Pon – Jumat Pon – Sabtu Wage. Kamis Pon dan Senin Kliwon.
Hari baik : Jumat Wage.

Watak Pranata Mangsa Kanem (VI) : Petani membajak tanah dan menyebar bibit, panen buah, burung mulai ke tempat berair.
Kelahiran Minggu, Rabu dan Jumat bisa sukses di masa tua. Masa muda menderita.
Lahir Senin rejekinya baik, masa dewasa rejekinya bagai air mengalir.
Kelahiran Selasa Kamis Sabtu nasibnya buruk tetapi terus maju dan kaya di masa tua.
Rasa mulya kasucian (sedang banyak-banyaknya buah-buahan).

Paringkelan Paningron : ringkel mina- kesialan ikan
buruknya: serakah, kena ditipu
baiknya : berbuat baik. bagus jika makan ikan hasil memancing sendiri
Padewan Brama : buruknya : Panas
baiknya : Bagus memulai bisnis baru, membuka lahan baru
Padangon Tulus : lambang Air – banyak maunya dan halus arahnya
buruknya : banyak maunya bisa dipengaruhi/disusupi,
baiknya : dihormati, ditakuti, luas niat dan maunya, halus kiatnya. Bagus membuka usaha
.
Rakam Sanggar Waringin : beruntung dan sejahtera, selalu terlindungi dan melindungi
Paarasan Lakuning Banyu : punya tekad yang teguh dan kuat

Pancasuda Wasesa Segara : Pemaaf, lapang dada, suka berbuat baik, berwibawa, teliti, hati-hati. Jujur dan terbuka.
Disiplin dan tenggang rasa, marahnya dahsyat.
Pandangan luas, spekulan dan sukses banyak rejeki.

Wuku Warigalit Senin Kliwon

Wuku Warigalit
Weton Senin Kliwon


Wuku : Warigalit (7)
Dewa : Asmara – sedihan hati, pendirian tak tetap, rupawan, punya daya tarik khusus.
Bikin kesengsem orang yang melihat, mudah bergaul, disenangi teman dan atasa.
Kekurangannya: tidak setia, bisa kawin lebih dari satu kali.
Pohon : Sulastri - rupawan, banyak yang cinta padahal tak punya bunga.
Burungnya : Kepodang – cemburuan, tak suka berkumpul dengan orang banyak.
Gedhong : Menghadap candi, artinya suka prihatin.
Lambang : Tidak sabar terhadap sandang dan pangan.
Candranya : Saenggon-enggondadi nanging ora lana / Kayu kemladeyan patah
Artinya dimana-mana dapat tumbuh tetapi tidak lama.
Bahayanya : kena sambekala masalah hukum, jatuh dalam marabahaya atau terlibat pertengkaran.
Sesajinya : tumpeng ura lauknya rancapan dan daging kerbau digecok (dicacah) dan jajan pasar sesaji gecok.
Doanya : Tulak bilahi.
Pantangan : 7 hari sejak selamatan jangan memanjat, letak Kala berada di atas menghadap ke bawah.
Hari naas : Kamis Pon dan Senin Kliwon. Hari baik : Jumat Wage.
Wuku Warigalit weton:
Minggu Wage : Tungle, Guru, Kerangan Lakuning Angin Satriya Wibawa Babi tembalung ngawiyat
Senin Kliwon : Aryang Yama Nohan Aras Kembang Satriya Wirang. Kethek tumurun ing lumbung. Samparwangke
Selasa Legi : Wurukung Rudra Wogan Lakuning Geni, Wasesa Segara Sridati ngawiyat
Rabu Pahing : Paningron, Brama, Tulus Lakuning Banyu, Wasesa Segara
Kamis Pon : Uwas, Kala Wurung, Lakuning Srengenge Satrya Wirang Taliwangke
Jum’at Wage : Mawulu, Uma, Dadi Aras Pepet Sumur Sinaba
Sabtu Kliwon : Tungle, Sri Dangu Lakuning Bumi Tunggak Semi

Wuku Warigalit Weton Senin Kliwon

Weton : Senin Kliwon
Neptu : 4 + 8 = 12
Kamarokam : Macan Katawan
Paarasa : Aras Kembang
Pancasuda : Satriya Wirang
Paringkelan : Aryang
Padéwan : Yama
Padangon : Nohan
Sengkan Turunan : Tum.Kuthila Pas
Hari buruk : -

Watak Senin : Soma (Rembulan), Sang Hyang Candra sasmitanya
Waktra kanisanri netro awinde budaya artinya budinya tidak tampak di mata.
Wataknya : Jika perubahan, ada pujian. Welasan, tidak pelit, ikhlas, boros
Pembela kebenaran, mudah tersinggung, tidak pandai bicara, penuh harapan.
Keluar rumah mudah terpengaruh, dengan jimat jadi beres.

Watak Kliwon : Simbol dan Pasemon Pasaran Wisa marta durjana tengah (ada baik buruknya, pandai bicara)
Monyet dan Anjing (sulit dijinakkan, tetapi kalau jinak sangat setia)
Kasih artinya bertahta dan kasih sayang, letaknya di tengah, warnanya aneka warna / pelangi.
Sifatnya waspada, ada baik buruknya, pandai bicara, tajam ingatnnya terhadap baik dan buruk.
Diibaratkan seperti watak monyet dan anjing, yakni; sulit dijinakkan, galak, kalau jinak setia.
Kayu-kayuan dan air, diberi kebaikan tetap menyakiti, tidak bisa didekati dan diberi kebaikan.
Sedangkan anjing sangat setia tetapi perlu dirawat, tajam pandangannya.
Besar maunya, selamatnya dan dipuji.

Watak Senin Kliwon: : Penjaga kehormatan keluarga, lungkungan dan negara.
Perasa, mudah memaafkan, ramah, sopan lembut

Watak Neptu 12 : sifatnya Kembang. Wataknya banyak teman, dituruti maunya.
Sulit menerima kenyataan, cita-citanya banyak, kurang menyenangkan, matre.
Mudah cari rejeki, tapi sering kehilangan.

Hari Naas : Minggu Pon – Jumat Pon – Sabtu Wage. Kamis Pon dan Senin Kliwon.
Hari baik : Jumat Wage.

Paringkelan Aryang : ringkel janma / orang -
buruknya: pelupa, cenderung suka menipu, berbuat buruk mencelakaan orang.
Ini hari buruk untuk bisnis binatang yang diambil dagingnya.
Baiknya untuk istirahat sambil merenung diri / instropeksi
Padewan Yama : buruknya : lumuh
baiknya : sangat toleran, bagus untuk usaha dagang tumbal
Padangon Nohan : lambang Rembulan – welas tetapi dapat celaka dan nama buruk
buruknya : Akan bahay jika bertindak tidak adil, tidak welas, tidak langgeng
baiknya : disukai, harapannya penuh gengsi, minta diakui. Baik usaha dagang
.
Rakam Macan Katawan : banyak masalah, sulit, kecurian, sial tetapi dilindungi Tuhan, halangan hilang sendiri
Paarasan Aras Kembang : mudah dapat simpati

Pancasuda Satriya Wirang : tak tenteram, sering mendapat bencana dan malu serta sering ditegur walau tidak salah.
Sering menertawakan nasibnya. Pandai bicara, rajin ramah. Melupakan kesedihan, peka.
Sering difitnah, celaka, dikambinghitamkkan, dimusuhi dan kehilangan.
Bahagia setelah menyadari nasibnya dan mengarahkan ke hal positif

Sengkan Turunan Tum.Kuthila Pas : melupakan kesalahan orang, tidak dendam. Menanam padi kena hama.
tenteram meski sepi dan susah bergaul

Wuku Warigalit Minggu Wage

Wuku Warigalit
Weton Minggu Wage


Wuku : Warigalit (7)
Dewa : Asmara – sedihan hati, pendirian tak tetap, rupawan, punya daya tarik khusus.
Bikin kesengsem orang yang melihat, mudah bergaul, disenangi teman dan atasa.
Kekurangannya: tidak setia, bisa kawin lebih dari satu kali.
Pohon : Sulastri - rupawan, banyak yang cinta padahal tak punya bunga.
Burungnya : Kepodang – cemburuan, tak suka berkumpul dengan orang banyak.
Gedhong : Menghadap candi, artinya suka prihatin.
Lambang : Tidak sabar terhadap sandang dan pangan.
Candranya : Saenggon-enggondadi nanging ora lana / Kayu kemladeyan patah
Artinya dimana-mana dapat tumbuh tetapi tidak lama.
Bahayanya : kena sambekala masalah hukum, jatuh dalam marabahaya atau terlibat pertengkaran.
Sesajinya : tumpeng ura lauknya rancapan dan daging kerbau digecok (dicacah) dan jajan pasar sesaji gecok.
Doanya : Tulak bilahi.
Pantangan : 7 hari sejak selamatan jangan memanjat, letak Kala berada di atas menghadap ke bawah.
Hari naas : Kamis Pon dan Senin Kliwon. Hari baik : Jumat Wage.
Wuku Warigalit weton:
Minggu Wage : Tungle, Guru, Kerangan Lakuning Angin Satriya Wibawa Babi tembalung ngawiyat
Senin Kliwon : Aryang Yama Nohan Aras Kembang Satriya Wirang. Kethek tumurun ing lumbung. Samparwangke
Selasa Legi : Wurukung Rudra Wogan Lakuning Geni, Wasesa Segara Sridati ngawiyat
Rabu Pahing : Paningron, Brama, Tulus Lakuning Banyu, Wasesa Segara
Kamis Pon : Uwas, Kala Wurung, Lakuning Srengenge Satrya Wirang Taliwangke
Jum’at Wage : Mawulu, Uma, Dadi Aras Pepet Sumur Sinaba
Sabtu Kliwon : Tungle, Sri Dangu Lakuning Bumi Tunggak Semi

Wuku Warigalit Weton Minggu Wage

Weton : Minggu Wage Neptu : 5 + 4 = 9
Kamarokam : Demang Kandhuruwan Paarasa : Lakuning Angin
Pancasuda : Satriya Wibawa Paringkelan : Tungle
Padéwan : Guru Padangon : Kerangan
Sengkan Turunan : Sum.Celeng Dumalung Hari buruk : -

Watak Minggu : Radhite (Matahari), Sang Hyang Surya sasmitanya Mawi sata kadaluwarsa waluyalaya
Artinya pergi bepergian. Watanya tetap, menerangi, berwibawa, menghidupi.
Panas, pandai bergaul, disukai, berjiwa besar, suka merendahkan, dapat mengatasi masalah.
Jika keluar harus berdoa dulu
Watak Wage : Simbol dan Pasemon Pasaran Prabuanom lakuning dhandhang (cakap tetapi angkuh)
Cemeng artinya duduk, letak di utara, warnanya hitam,
Sifat kontemplasi atau mawas diri, rada angkuh meski etis.
Diibaratkan seperti sapi, wataknya menurut kepada atasan.
Jika dikasari marah tanpa arah, malas.
Tidak matre, jika sukses lupa keluarga dan orang tua, gelap pikirnya, kena fitnah
Watak Minggu Wage: : Pemurah/mudah iba, pekerja keras, kuat pendiriannya, sangat waspada
Watak Neptu 9 : sifatnya Ngaras Peksi / lakunya angin.
Wataknya pendiam bagai pendeta, suka berpindah tempat, suka dipuji.
Tidak bisa tenang dan diam, suka tantangan, suka pindah dan cari pengalaman di tempat jauh.
Cuek, tak peduli digosipin, tidak menghargai pendapat orang lain.
Hari Naas : Minggu Pon – Jumat Pon – Sabtu Wage. Kamis Pon dan Senin Kliwon.
Hari baik : Jumat Wage.
Paringkelan Tungle : ringkel godhong – daun – kesialan bagi daun:
buruknya: watak mangkir dan buat malu orang.
Pantang menanam pohon/tanaman yang dimanfaatkan daunnya seperti teh.
Baiknya : Bagusdan sanggup memburu daun-daunan dan sayur-sayuran
Padewan Guru : buruknya: suka coba-coba.
baiknya : bagus untuk membuat sesaji sebagai tumbal
Padangon Kerangan: lambang Matahari – serba keras dan teliti berlangsung terus
buruknya : bila tidak adil bahaya,
baiknya : Keras. teliti, tahu baik buruknya, bagus jika membangun masjid.
Rakam Demang Kanduruwan: susah, sering sakit, banyak masalah.
mudah tergoda, mudah terjerumus hal-hal yang tidak baik
Paarasan Lakuning Angin : pelindung orang, menentramkan orang lain
Pancasuda Satriya Wibawa : pendiam, berani, jujur hingga disukai atasan.
Kalau jadi pemimpin berwibawa, disegani, dihormati, berbudi luhur.
Banyak peruntungannya, hingga masa tuanya bahagia..
Sengkan Turunan Sum.Celeng Dumalung : menakuti orang. Usaha apapun kena halangan
ada gangguan pekerjaan meski akhirnya selamat cari sandang pangan

Senin, 06 Juni 2011

Wuku Gumbreg Kamis Legi

Wuku Gumbreg
Weton Kamis Legi

Wuku : Gumbreg (6) = anak keempat Watugunung.
Dewa : Candra - maunya harus tercapai, tak mau dicegah, pengasih, spontan, terus terang.
pikiran tajam, banyak rejeki. Luhur budinya, kukuh dan keras pendiriannya, punya insting melindungi. Senang hening. Rajin belajar, pantang menyerah.
Rajin kerja, disenangi atasan, ikhlas, sedikit sombong.
Umbul-umbul : kaki sebelah terendam air - perintahnya dingin didepan, panas dibelakang.
Pohonnya : Beringin - jadi pelindung keluarganya, budinya tinggi.
Burungnya : ayam hutan - liar, dicintai priagung, suka tempat sunyi.
Gedungnya : dikiri - penyayang, jika marah lupa hartanya, ikhlas untuk merelakan hal-hal keduniawian.
Lambang : guntur ketug janma tinarungku.
Candranya : Geter pater di wiyati- hening pikirannya, sedikit bicara
Bahaya : pertengkaran, kejatuhan dahan dan tenggelam
Sesajinya : Nasi kepel 9 macam aneka warna, lauk ayam pindang dan ketan 9 warna.
Doanya : Rajukna.
Pantangan : 7 hari sejak selamatan tidak boleh pergi ke Selatan, letak Kala di Selatan menghadap ke Tenggara.
Hari naas : tidak jelas. Hari baik : Rabu Kliwon
Wuku Gumbreg weton:
Minggu Pahing : Mawulu, Yama, Wogan Lakuning Rembulan Wasesa Segara asu ajag ngawiyat
Senin Pon : Tungle, Rudra, Tulus, Aras Tuding, Sumur Sinaba
Selasa Wage : Aryang Brama Wurung Lakuning Bumi, Lebu Katiyup Angin
Rabu Kliwon : Warukung Kala Dadi Lakuning Srengenge, Lebu Katiyup Angin
Kamis Legi : Paningron, Uma, Dangu Lakuning Lintang Satriya Wibawa
Jum’at Pahing : Uwas Sri Jagur, Lakuning Srengenge Tunggak Semi
Sabtu Pon : Mawulu Hendra, Gigis Lakuning Banyu Wasesa Segara


Wuku Gumbreg Weton Kamis Legi

Weton : Kamis Legi
Neptu : 8 + 5 = 13
Kamarokam : Sanggar Waringin
Paarasa : Lakuning Lintang
Pancasuda : Satriya Wibawa
Paringkelan : Paningron
Padéwan : Uma
Padangon : Dangu
Sengkan Turunan : -
Hari buruk : -


Watak Kamis : Wrahaspati/Respati (Gelap/Thathit),
Sang Hyang Yama Sasmitanya mamingka renggadikara karananya tuna,
artinya meninggalkan pekerjaan baku menjadi jalan atunan. Wataknya: menakutkan.
Pendirian tak tetap, suka dipuji suka mencacad, mudah emosi.
Mudah terbujuk oleh rayuan halus dan tidak sabaran.. Jika pergi jalan terbuka

Watak Legi : Simbol dan Pasemon Pasaran Sumendhi ngibarate Ratu Bupati (mengayomi, ikhlas)
Manis artinya membelakangi atau manis, letak di timur, warnanya putih
Sifatnya beban tanggung jawab berat tetapi pasrah.
Diibaratkan seperti kucing lan tikus. Watak kucing awas, menurut, gembira, punya curiga.
Empati pada yang kaya dan miskin.
Watak tikus tidak tidur malam, awas, hati-hati, bingúng sendiri
Pandai membidik targetnya, besar peruntunganya tetapi juga besar halangannya

Watak Kamis Legi: :Cita-cita mulia, idenya besar, bisa memperkirakan arah ke depan.
Tabah, berpandangan luas, sering bermasalah. Suka pujian. Pintar bergaul tetap suka ikut campur.

Watak Neptu 13 : sifatnya Lintang. Wataknya pendiam dan sabar, tak punya gairah.
Suka kerja malam sedikit tidur, berbakat dagang, tak dapat dihalangi kemauannya.
Enak diajak bicara, baik hati, suka rukun dan damai, bisa sejahtera lahir batin.
Rajin dan tekun berbisnis. Bisa celaka karena dipuji, rada sombong mudah ditipu

Hari Naas : Minggu Pon – Jumat Pon – Sabtu Wage.
Hari Baik : Rabu Kliwon

Paringkelan Paningron: ringkel mina- kesialan ikan
buruknya: serakah, kena ditipu
baiknya : berbuat baik. bagus jika makan ikan hasil memancing sendiri

Padewan Uma : buruknya : Susah, jahil
baiknya : cinta kasih, baik untuk membuat pemisah rumah

Padangon Dangu : lambang Batu – semuanya berjalan lambat tetapi senang
buruknya : tidak ikhlas, pendiam tetapi keras
baiknya : bisa berilmu jika niat
.
Rakam Sanggar Waringin : beruntung dan sejahtera, selalu terlindungi dan melindungi
Paarasan Lakuning Lintang : tak bisa tetap, sering pindah kerja/rumah
Pancasuda Satriya Wibawa : pendiam, berani, jujur hingga disukai atasan.
Kalau jadi pemimpin berwibawa, disegani, dihormati, berbudi luhur.
Banyak peruntungannya, hingga masa tuanya bahagia.