Cari Blog Ini

Memuat...

Sabtu, 31 Januari 2009

Doa mBangun dan Pindah Rumah







Doa mBangun Rumah dan Doa Slup-slupan Pindah Rumah

Doa mbangun atau slp-slp (peresmian pindah rumah) disebut Mantra Hati "Bumipati (Dewa Bumi)".
Bunyi doanya : Namo Samanto Botanam, Om Sulu Sulu Dili Svaha.
Lalu mantera Jawane : Jejeg orane omah iki, mung sak keluargaku sing iso njaga. Bener orane omah iki, mung sak keluargku sing iso ngerti. Wong-wong padha njagakke pakaryanku sak keluarga. Mula aku ora adigang adigung adiguna.

Doa ini sudah ada sejak jaman sebelum Islam masuk Jawa.
Kenapa harus percaya pada mantera? Sebab mantera sama dengan doa. Mantera adalah kata-kata yang dilahirkan oleh orang suci, kemudian diucapkan berkali-kali hingga jutaan kali sehingga kata-kata mantera itu punya kekuatan. Seperti membaca Al-Fatiqah, karena surat Alfatiqah tiap hari diucapkan oleh miliaran orang dan dalam sehari diucapkan lebih dari trilyunan kali, maka surat ini jadinya sangat sakti. Untuk menyembuhkan orang sakit saja, cukup bacakan surat Alfatiqah dengan segala permohonan kepada Allah, pasti pasiennya sembuh.

Mantera punya manfaat : Memohon izin dan bantuan bumipati (segala yang hidup di tanah itu meski tidak tampak di mata orang awam) untuk membersihkan tempat ini dan agar bumipati dapat memberikan bantuan perlindungan dari segala godaan makhluk yang enggak kelihatan di mata orang awam.
Tata cara sebelum mengucap manteranya sbb:
- Persiapkan persembahan sesaji secukupnya.
- Gunakan tangan kiri mengetuk tanah sebanyak 3x
- Lalu baca mantra Bumipati sebanyak 7x atau 21x.

Sikap dan Tata Cara Membaca Mantra Suci
Gunanya baca mantera adalah untuk proses pembinaan spiritual sekaligus menerima bantuan dari para Mahluk Suci. Seperti pembinaan spiritual lainnya, pengaruh membaca mantra bertingkat-tingkat tergantung tingkat kehidupan spiritual orangnya.
Singkatnya sbb:
- Seperti berwudhu, kedua tangan harus bersih.
- Mulut dan gigi harus disikat dan bersih dari sisa makanan/minuman.
- Minum segelas air putih bersih lebih dulu
- Bersikap dalamposisi bertapa atau meditasi, duduk bersila, atur nafas.
- Cara ngatr nafas: ambil nafas dalam-dalam hingga keperut, hembuskan perlahan hingga habis. Ulangi 3x.
- Taruh tangan di siku kaki, taruh 4 jari, ibu jari jangan nyentuh.
- Bayangkan adanya d sesuatu kekuatan lain di depan kita, kekatan itu baik, suci, bukan jahat. Ia memancarkan sinar, ambil sinarnya biar menyinari tubuh kita.
- Lalu tarik ibu jari ke atas, ucapkan mantra dalam hati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar