Cari Blog Ini

Memuat...

Minggu, 01 Mei 2011

Wuku Landep Senin Kliwon

Wuku Landep
Weton Senin Kliwon
2 Mei 2011

Wuku : Landhep (2 / adik Shinta. Juga isteri Raja Watugunung, tetapi tidak punya anak).
Dewa : Mahadewa – rupawan, suka menolong, tidak dendaman, murah hati, terang hatinya
Gemar meditasi, tempat bertanya atau belajar.
Umb ul-umbul : kakinya terendam air - wataknya adem, sabar, tapi ada pamrih jika berbuat baik.
Pohonnya : Kendajakan - punya daya penyembuh, jadi pelindung orang sakit dan sengsara.
Burung : Atatkembang - kesukaan atasan dan pejabat.
Gedung : di depan - pamer kekayaannya.
Candranya : soroting raditya. mata yang beriwibawa, tajam ingatannya, bisa kerjakan semua pekerjaan.
Karyanya selalu memuaskan orang.
Lambang : sinar matahari, menerangi hati yang gelap.
Bahaya : kejatuhan kayu atau rumah roboh.
Sesajinya :Selamatan tumpengan, lauk daging menjangan dimasak kolak, digecok (dicacah) dan dibakar.
Doanya : Kabul selamat 4 kali.
Pantangan : Selama 7 hari sejak selamatan jangan pergi ke arah barat, sengkala terletak di barat.
Hari naas : Rebo Pahing, agar waspada, berpergian harus hati-hati.
Hari baik : Minggu Wage, dipakai di setiap keperluan penting.
Wuku Landhep untuk weton:
Minggu Wage : Aryang Uma Nohan, Lakuning Angin, Satriya Wibawa
Senin Kliwon : Warukung Sri Wogan, Aras kembang, Satriya Wirang
Selasa Legi : Paningron, Endra, Tulus` Lakuning Geni, Wasesa Segara
Rabu Pahing : Uwas Guru Wurung Lakuning Banyu Wasesa Segara Taliwangke
Kamis Pon : Mawulu Yama, Dadi Lakuning Srengenge, Satriya Wirang
Jum’at Wage : Tungle Rudra Dangu Aras Pepet, Sumur Sinaba, Babi Tembalung munggah ing tawang
Sabtu Kliwon : Aryang Brama Jagur Lakuning Bumi, Tunggak Semi Kethek tumuruning lesung




Wuku Landhep Weton Senin Kliwon

Weton : Senin Kliwon
Neptu : 4 + 8 = 12
Kamarokam : Macan Katawan
Paarasa : Aras Kembang
Pancasuda : Satriya Wirang
Paringkelan : Wurukung
Padéwan : Sri
Padangon : Wogan
Sengkan Turunan : -
Hari buruk : -

Watak Senin : Soma (Rembulan), Sang Hyang Candra sasmitanya
Waktra kanisanri netro awinde budaya artinya budinya tidak tampak di mata.
Wataknya : Jika perubahan, ada pujian. Welasan, tidak pelit, ikhlas, boros
Pembela kebenaran, mudah tersinggung, tidak pandai bicara, penuh harapan.
Keluar rumah mudah terpengaruh, dengan jimat jadi beres.
Watak Kliwon : Simbol dan Pasemon Pasaran Wisa marta durjana tengah (ada baik buruknya, pandai bicara)
Monyet dan Anjing (sulit dijinakkan, tetapi kalau jinak sangat setia)
Kasih artinya bertahta dan kasih sayang, letaknya di tengah, warnanya aneka warna / pelangi.
Sifatnya waspada, ada baik buruknya, pandai bicara, tajam ingatnnya terhadap baik dan buruk.
Diibaratkan seperti watak monyet dan anjing, yakni; sulit dijinakkan, galak, kalau jinak setia.
Kayu-kayuan dan air, diberi kebaikan tetap menyakiti, tidak bisa didekati dan diberi kebaikan.
Sedangkan anjing sangat setia tetapi perlu dirawat, tajam pandangannya.
Besar maunya, selamatnya dan dipuji.
Watak Senin Kliwon: Penjaga kehormatan keluarga, lungkungan dan negara.
Perasa, mudah memaafkan, ramah, sopan lembut
Watak Neptu 12 : sifatnya Kembang. Wataknya banyak teman, dituruti maunya.
Sulit menerima kenyataan, cita-citanya banyak, kurang menyenangkan, matre.
Mudah cari rejeki, tapi sering kehilangan.

Hari Naas : Rebo Pahing, Minggu Pon – Jumat Pon – Sabtu Wage. Senin Pon
Hari Baik : Minggu Wage, dipakai di setiap keperluan penting.

Paringkelan Wurukung: ringkel sato – kesialan hewan
buruknya: terlena, tidak untuk menanam modal, sangat hati-hati
baiknya : bagus untuk berburu informasi bisnis
Padewan Sri : buruknya: pantang hutang piutang
baiknya : Welas asih, penuh cinta kasih, bagus untuk investasi
Padangon Wogan : lambang Ulat – molor tetapi mantap
buruknya : Bila dicurigai bisa bahaya
baiknya : Mantap, percaya diri. Bagus sedia paying sebelum hujan

Rakam Macan Katawan : banyak masalah, sulit, kecurian, sial tetapi dilindungi Tuhan, halangan hilang sendiri
Paarasan Aras Kembang : mudah dapat simpati
Pancasuda Satriya Wirang : tak tenteram, sering mendapat bencana dan malu serta sering ditegur walau tidak salah.
Sering menertawakan nasibnya. Pandai bicara, rajin ramah. Melupakan kesedihan, peka.
Sering difitnah, celaka, dikambinghitamkkan, dimusuhi dan kehilangan.
Bahagia setelah menyadari nasibnya dan mengarahkan ke hal positif

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar