Cari Blog Ini

Memuat...

Senin, 04 Juli 2011

Wuku Warigalit Senin Kliwon

Wuku Warigalit
Weton Senin Kliwon


Wuku : Warigalit (7)
Dewa : Asmara – sedihan hati, pendirian tak tetap, rupawan, punya daya tarik khusus.
Bikin kesengsem orang yang melihat, mudah bergaul, disenangi teman dan atasa.
Kekurangannya: tidak setia, bisa kawin lebih dari satu kali.
Pohon : Sulastri - rupawan, banyak yang cinta padahal tak punya bunga.
Burungnya : Kepodang – cemburuan, tak suka berkumpul dengan orang banyak.
Gedhong : Menghadap candi, artinya suka prihatin.
Lambang : Tidak sabar terhadap sandang dan pangan.
Candranya : Saenggon-enggondadi nanging ora lana / Kayu kemladeyan patah
Artinya dimana-mana dapat tumbuh tetapi tidak lama.
Bahayanya : kena sambekala masalah hukum, jatuh dalam marabahaya atau terlibat pertengkaran.
Sesajinya : tumpeng ura lauknya rancapan dan daging kerbau digecok (dicacah) dan jajan pasar sesaji gecok.
Doanya : Tulak bilahi.
Pantangan : 7 hari sejak selamatan jangan memanjat, letak Kala berada di atas menghadap ke bawah.
Hari naas : Kamis Pon dan Senin Kliwon. Hari baik : Jumat Wage.
Wuku Warigalit weton:
Minggu Wage : Tungle, Guru, Kerangan Lakuning Angin Satriya Wibawa Babi tembalung ngawiyat
Senin Kliwon : Aryang Yama Nohan Aras Kembang Satriya Wirang. Kethek tumurun ing lumbung. Samparwangke
Selasa Legi : Wurukung Rudra Wogan Lakuning Geni, Wasesa Segara Sridati ngawiyat
Rabu Pahing : Paningron, Brama, Tulus Lakuning Banyu, Wasesa Segara
Kamis Pon : Uwas, Kala Wurung, Lakuning Srengenge Satrya Wirang Taliwangke
Jum’at Wage : Mawulu, Uma, Dadi Aras Pepet Sumur Sinaba
Sabtu Kliwon : Tungle, Sri Dangu Lakuning Bumi Tunggak Semi

Wuku Warigalit Weton Senin Kliwon

Weton : Senin Kliwon
Neptu : 4 + 8 = 12
Kamarokam : Macan Katawan
Paarasa : Aras Kembang
Pancasuda : Satriya Wirang
Paringkelan : Aryang
Padéwan : Yama
Padangon : Nohan
Sengkan Turunan : Tum.Kuthila Pas
Hari buruk : -

Watak Senin : Soma (Rembulan), Sang Hyang Candra sasmitanya
Waktra kanisanri netro awinde budaya artinya budinya tidak tampak di mata.
Wataknya : Jika perubahan, ada pujian. Welasan, tidak pelit, ikhlas, boros
Pembela kebenaran, mudah tersinggung, tidak pandai bicara, penuh harapan.
Keluar rumah mudah terpengaruh, dengan jimat jadi beres.

Watak Kliwon : Simbol dan Pasemon Pasaran Wisa marta durjana tengah (ada baik buruknya, pandai bicara)
Monyet dan Anjing (sulit dijinakkan, tetapi kalau jinak sangat setia)
Kasih artinya bertahta dan kasih sayang, letaknya di tengah, warnanya aneka warna / pelangi.
Sifatnya waspada, ada baik buruknya, pandai bicara, tajam ingatnnya terhadap baik dan buruk.
Diibaratkan seperti watak monyet dan anjing, yakni; sulit dijinakkan, galak, kalau jinak setia.
Kayu-kayuan dan air, diberi kebaikan tetap menyakiti, tidak bisa didekati dan diberi kebaikan.
Sedangkan anjing sangat setia tetapi perlu dirawat, tajam pandangannya.
Besar maunya, selamatnya dan dipuji.

Watak Senin Kliwon: : Penjaga kehormatan keluarga, lungkungan dan negara.
Perasa, mudah memaafkan, ramah, sopan lembut

Watak Neptu 12 : sifatnya Kembang. Wataknya banyak teman, dituruti maunya.
Sulit menerima kenyataan, cita-citanya banyak, kurang menyenangkan, matre.
Mudah cari rejeki, tapi sering kehilangan.

Hari Naas : Minggu Pon – Jumat Pon – Sabtu Wage. Kamis Pon dan Senin Kliwon.
Hari baik : Jumat Wage.

Paringkelan Aryang : ringkel janma / orang -
buruknya: pelupa, cenderung suka menipu, berbuat buruk mencelakaan orang.
Ini hari buruk untuk bisnis binatang yang diambil dagingnya.
Baiknya untuk istirahat sambil merenung diri / instropeksi
Padewan Yama : buruknya : lumuh
baiknya : sangat toleran, bagus untuk usaha dagang tumbal
Padangon Nohan : lambang Rembulan – welas tetapi dapat celaka dan nama buruk
buruknya : Akan bahay jika bertindak tidak adil, tidak welas, tidak langgeng
baiknya : disukai, harapannya penuh gengsi, minta diakui. Baik usaha dagang
.
Rakam Macan Katawan : banyak masalah, sulit, kecurian, sial tetapi dilindungi Tuhan, halangan hilang sendiri
Paarasan Aras Kembang : mudah dapat simpati

Pancasuda Satriya Wirang : tak tenteram, sering mendapat bencana dan malu serta sering ditegur walau tidak salah.
Sering menertawakan nasibnya. Pandai bicara, rajin ramah. Melupakan kesedihan, peka.
Sering difitnah, celaka, dikambinghitamkkan, dimusuhi dan kehilangan.
Bahagia setelah menyadari nasibnya dan mengarahkan ke hal positif

Sengkan Turunan Tum.Kuthila Pas : melupakan kesalahan orang, tidak dendam. Menanam padi kena hama.
tenteram meski sepi dan susah bergaul

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar