Cari Blog Ini

Memuat...

Sabtu, 31 Januari 2009

Uraian Sesaji







Sesaji

Sesaji itu perangkat sajian yang harus ada di acara tradisi kala mau nggelar acara atau hajadan. Pelaku sesaji biasane bilang orang yang gak percaya sesaji itu sok berilmu, sok modern. Buat pelaku, ada 2 jenis. Yang pertama buat hargai adat dan yang kedua pelaku ngerasa punya hubungan gaib di luar dirinya hingga gak bisa lepas dari sesaji jika ngadain acara. Orang bikin sesaji sudah harus tahu maknanya. Jadi gak sekedar buat sesaji karena disuruh pak dukun atau orang tua-tua aja.

Sesaji artinya nyiapin sajian pada waktu dan tempat yang sudah dalam perhitungan hari baik. Sesaji punya maksud nguatin hubungan antara diri pelaku dengan kekuatan gaib dirinya saat sudah atau mau nglakuin hajad, hingga ia merasa segar, punya daya dan kekuatan baru buat nggapai harapannya.

Bikin sesaji bukan barang mudah. Kadang isinya aneh, unik, nyleneh, sulit dicari, bukan makanan, kadang berupa barang mati atau barang hidup. Kadang kita gak ngerti apa maksudnya.
Sesaji harus sampai pada sasarannya. Dibuat tepat waktu hari baik dan tempat yang sesuai dimana naruhnya. Ada beberapa syarat.
- perangkat sesaji jangan kurang sesuatupun hingga gak punya ganjalan lagi
- sesaji tak perlu dilebahi, seadanya sesuai aturan tanpa mengada-ada
- perangkatnya harus barang pilihan, ujudnya baik dan halal
- harus rela tanpa ngrasa dipaksa
- niatnya baik dan jelas
- tujan memang buat keselamatan
- harus sesuai adat di lingkungan itu dan sesuai dengan kemampuan
- barang sajen adalah sedekah tanpa pamrih apapun

Kayak tumpeng, sesaji punya bentuk macam-macam.
- Bentuk sesaji misalnya
· kembang setaman, kembang telon (bunga 3 macam warna)
· nasi tumpeng kecil
· bentuk besar setampah berisi kemenyan, minuman, buah-buahan, hasil bumi, hewan, patung buatan dll.
- Tempat sesaji misalnya
· sesaji dibuang di laut (Bali, Yogya, Pacitan), di gunung (Bromo), gua, kawah, danau, telaga sendang, sungai hutan dll.
· Sesaji di perempatan jalan, sumur, pojok gang, rumah kuno tak berpenghuni
· Sesaji di rumah: di pojok, di bawah kasur, pada tiang utama, dapur, WC dll
· Sesaji pelengkap, sesaji ini adan karena bareng-bareng dengan sajian lain, kayak bareng nasi tumpeng buat pindah rumah, sesajinya juga ada macem-macem, naruhnya juga lain-lain sesuai dengan tempat yang disediakan.
- Gunane sesaji, buat mendahului atau mengakhiri hajadan.
· Macam-macam hajadan: bikin dan pindah rumah, lulus kuliah, mantenan, bedol dan bersih desa, mulai tanam dan panen padi dan hasil bumi, bayar nadhar dsb
· Waktu hajadan: dipilih hari yang dianggap baik dengan perhitungan yang benar. Cara ngetung yang bener lihat artikel berjudul (lihat : perhitungan menentukan hari baik)


Ada bermacam-macam sesaji dan kegunaan. Jadi kalau mau hajadan, sesajinya juga tertentu. Maka harus dilihat, mau hajadan apa, jadi cari aja di artikelku, mana yang cocok buat kalian mau ngadain ajadan apa, gitu lo….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar