Cari Blog Ini

Memuat...

Sabtu, 14 Februari 2009

SESAJI SUKERA

Sukeran

Sukeran itu upacara siraman menyambut haid pertama seorang gadis. Sukeran berasal dari kata suker yang artinya kotor. Jadi gadis cilik yang sudah keluar kotorannya atau menstruasi, kini sudah berganti wajah menjadi seorang gadis perawan. Agar selamat melewati masa perawan, seorang gadis yang pertama kalinya mendapat haid disambut dengan upacara sbb:

- Seorang gadis sejak hais pertama tidak boleh mandi, tetapi badannya diberi lulur selama masa haid. Minimum 1 minggu. Upacara ini disebut ‘luluran’. Di jaman sekarang, tradisi ini sudah dilupakan, kecali beberapa golongan bangsawan.
- Diadakan upacara siraman:
· Jamasan.
Dijamasi oleh para sesepuh dengan ramuan: air landha merang, jeruk purut, asem kawak, rajangan pandan wangi dan bunga-bunga wangi.
· Upacara Siraman.
Dimandikan dengan bunga setaman oleh pini sepuh
· Ratusan.
Sesudah siraman, dibawa ke kamarnya, diadakan upara ratusan. Rambut si gadis dikeringkan dengan asap dari ratus sampai rambutnya kering.
· Ukelan.
Ukelan sama dengan gelungan. Jadi sesudah rambut diratus, lalu digelung dengan hiasan pandan wangi tanpa bunga melati seperti pengantin.
· Dandos.
Ini upacara berhias, diberi baju sabuk wala, berkebaya tanggung dengan peniti sungsun dan sebuah cincin.
- Selesai upacara siraman lengkap lalu diadakan upacara selamatan setelah si gadis sngkem mohon restu kepada para pini sepuh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar