Cari Blog Ini

Memuat...

Rabu, 03 Juni 2009

Sesaji Mengubur Ari-ari

Sesaji Mengubur Ari-ari

Ari-ari menurut kepercayaan Jawa sebenarnya merupakan saudara kembar manusia, tetapi hidupnya berada di tempat yang berbeda. Maka memendam atau mengubur Ari-ari tidak ubahnya seperti mengubur orang, sehingga diperlukan suatu upacara khusus.

Tata caranya, Ari-ari diberi tempat pada sebuah kendil yang baru. Di dalamnya ditaruh :
- diberi alas daun senthe lalu diisi: kembang boreh, kunir, minyak wangi, garam, benang, jarum jahit, gere pethek, gantal konyeh, kemiri, gepak jedhul, uang, tulisan huruf jawa/arab dan doa-doa. Lalu ditutup lemper rapat, dibungkus kain mori.
- Ada Ari-ari yang dilabuh
- ada yang dipendam atau dikubur
- Ada yang digantung di depan rumah, lalu dilabuh di sungai jika bayinya sudah balita/dewasa, anak itu sendiri yang melabuhnya.
- Jika dipendam, yang menguburkannya adalah ayahnya sendiri dengan berpakain bagus, jawa lengkap
- Saat dipendam, beri lampu jika malam tiba sampai bayi puput.
- Di setiap wetonnya, Ari-ari tadi diberi kembang telur (bunga tiga warna).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar